Berapa Sih Panjang Sungai Nil Sebenarnya?

Berapa Sih Panjang Sungai Nil Sebenarnya?

Sungai Nil ialah sungai yang merupakan salah satu sungai terpanjang di dunia, dengan panjang aliran sungai 6.650Km. Mengaliri setidaknya sembilan negara antara lain Ethiopia hingga Mesir. Mata air sungai nil ini bersumber di danau Rwanda dan Burundi modern, serta bermuara di Laut Tengah.

Tentang Sungai Nil

Sungai Nil ini memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan peradaban bangsa Mesir sejak ribuan tahun yang lalu. Sebagai pasokan utama air bersih serta irigasi pertanian, dan mensuburkan tanah – tanah di sekitaran sungai, karena sungai nil mengandung banyak sedimen di sepanjang aliran sungainya.

Hal Unik Dari Sungai Nil

Bila kebanyakan masyarakat yang tinggal di dekat bantaran sungai sangat mengeluhkan banjir, tidak dengan masyarakat lembah sungai nil. Banjir yang terjadi setiap tahun ini sangat dinanti oleh masyarakat sekitar, karena luapan air Sungai Nil ini bermanfaat untuk menyuburkan lahan pertanian masyarakat sekitar. Apabila air telah surut akan meninggalkan endapan tanah yang sangat subur berbentuk lapisan lumpur yang tipis. Endapan lumpur ini terbawa dari dataran – dataran tinggi Etiopia.

Sebelum dibangunnya Bendungan Tinggi Aswan, periode banjir tahunan Sungai Nil terjadi mulai bulan Juni sampai sekitar pada bulan September. Negara ini hampir tidak pernah mengalami hujan, sehingga penduduk dalam berkebun di Mesir akan sangat terrgantung dengan banjir tahunan agar dapat menyuburkan lahan pertanian mereka.

Bendungan Tinggi Aswan

Bendungan tinggi Aswan dibangun untuk mengontrol ketinggian permukaan air sungai, serta menyimpang simpanan air pada saat musim kemarau, agar daerah – daerah pertanian sekitar masih mendapatkan pasokan air. Serta pembangkit listrik tenaga air yang memanfaatkan aliran Sungai Nil. Selain Bendungan Tinggi Aswan setidaknya masih ada sekitar tiga bendungan besar lainnya yang terdapat di sepanjang aliran Sungai Nil.

Sungai Nil dijadikan sebagai jalur transportasi utama bagi seluruh negeri, dengan menggunakan transportasi perahu untuk menuju ke daerah utara akan mengikuti arus aliran sungai. Kemudian untuk menuju daerah selatan akan memanfaatkan arah angin yang bertiup kedaratan dari Laut Tengah di bagian utara.

Author Image
Yuniar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *