Yuk Kenali Karakteristik Gaya Rumah Skandinavia

Yuk Kenali Karakteristik Gaya Rumah Skandinavia

Setiap orang, memiliki selera unik untuk mengkonsep hunian impiannya. Rumah hunian yang sedang digandrungi banyak orang, yaitu gaya rumah Skandinavia. Konsep yang diusung dari konsep Skandinavia,  mampu menyuguhkan  tampilan hunian sederhana yang  dipadukan dengan fungsionalitas. Dengan konsep tersebut, hunian menjadi lebih luas, bersih nan rapi, dengan beberapa perabotan minimalis.

Dikenal Sejak Tahun 1950 an

Nampaknya pengharuh desain satu ini, tengah digemari dalam beberapa tahun silam. Seperti diulas pada laman website Harapan Rakyat, nampaknya sejumlah negara di dunia telah menerapkan arsitekture satu ini. Bahkan indonesia, menjadi salah satu negara yang mulai tertarik menerapkan konsep Skandinavia. Sebenarnya, Skandinavia interior merupakan pengembangan desain yang telah dilakukan pada tahun 1950 an.

Tampil sederhana dengan pemilihan furniture minimalis, membuat desain interior satu ini cocok diterapkan pada hunian minimalis. Dapat dikatakan seperti itu, karena menggunakan furniture kayu yang membuatnya tampak hangat nan santai. Penggunaan kayu  pada beberapa furniture, semakin terlihat menawan dengan warna putih pada cat dindingnya.

Ciri interios Skandinavia

pexels.com

Topografi yang dimiliki wilayah Nordic, mengharuskan warganya untuk menata ruangan huniannya dengan pencahayaan lebih maksimal. Hidup di daerah pegunungan, membuat warga sekitarnya harus memaksimalkan  pencahayaan yang ada. Terutama ketika memasuki musim dingin, daerah tersebut akan lebih sering diselimuti kegelapan dengan minim mendapatkan cahaya matahari. Oleh karena itu, banyak sekali hunian yang mengusung gaya rumah Skandinavia.

Pemasangan jendela memanjang nan besar, menjadi ciri khas dari desain Skandinavia. Sehingga, anda tidak perlu terkejut ketika melihat banyaknya rumah yang mengusung konsep tersebut. Dengan  adanya jendela berukuran besar, cahaya matahari yang masuk bisa lebih banyak daripada jendela yang berukuran kecil. Untuk menambah pencahayaan, warga sekitar biasanya mengandalkan lampu yang digantung dan lilin saja.

Yang membuat desain Skandinavia berbeda dengan desain lainnya, terletak dari penggunaan prabotannya. Pada umumnya, masyarakat biasa akan membeli perabotan sebagai hiasan semata. Namun kondisi tidak berlaku, bagi hunian Skandinavia. Sebab segala furnitur yang terpajang di huniannya memegang dua peran sekaligus, yaitu ornamen dan memiliki fungsi tertentu.

Misalnya saja, satu set sofa dan meja yang memiliki gaya mid century modern sekaligus menjamu tamu. Dengan begitu, sofa tersebut miliki peran sebagai ornamen di ruang tamu sekaligus fungsinya untuk menjamu tamu. Agar lebih mudah, anda bisa menggunakan contoh lain yang terbilang cukup praktikal. Pernahkan anda melihat ruang di bawah anak tangga, dijadikan sebagai rak sepatu ataupun buku bacaan. Sebenarnya desain tersebut, mengusung desain Skandinavia.

Kesan minimalis semakin terasa, dengan pemasangan kayu untuk lantai rumahnya. Tampilan kayu pada lantai, menambah kesan natural dan menyegarkan. Sedangkan pada bagian lainnya, akan menggunakan lantai putih yang berfungsi untuk mengoptimalkan pencahayaan. Pemberian lantai minimalis pada gaya rumah Skandinavia, dapat memberikan kesan hunian luas. Penerapan lantai satu ini, cocok untuk tipe compact house yang dibangun pada lahan sempit.

Hunian bergaya Nordic, telah dinobatkan sebagai hunian yang sangat ramah lingkungan. Pemberian julukan tersebut, tidak dilakukan sembarangan. Alasan penobatan tersebut, didasari adanya penempatan tanaman yang diletakkan di dalam pot. Nantinya tanaman tersebut, akan diletakkan di dalam ruangan beserta furniture lainnya. Dengan adanya tanaman di dalam hunian, mampu meningkatkan kesegaran sekaligus melancarkan sirkulasi udara.

Namun tidak semua tanaman, bisa disematkan dalam hunian. Oleh karena itu, penghuni harus lebih cermat dalam memilih jenis tanaman yang ingin diletakkan di dalam hunian. Daun monstera, merupakan jenis tanaman yang bisa menjadi rekomendasi tepat. Sebab tanaman satu ini mempunyai fungsi, dari segi estetika hingga baik untuk kesehatan.

Sejak pertama kali melihat hunian dengan gaya rumah Skandinavia, anda sudah bisa meilhat ciri khas yang dimilikinya. Ciri khas yang dimilikinya, terletak pada pemilihan warna untuk hunian mereka. Gaya Skandinavia ini, mengkombinasikan warna kalem atau terkesan menenangkan. Sedangkan hunian pada wilayah asalnya, gaya hunian Skandinavia menggunakan warna natural. Berbagai warna natural yang biasa digunakan seperti abu abu, hitam, putih, dan cokelat.

Pemilihan warna tersebut, tidak dilakukan tanpa adanya alasan di baliknya. Sebab berbagai warna tersebut, mampu menguatkan konsep minimalis yang ingin diusung penghuninya. Penggunaan properti yang biasa digunakan membuat hunian tampak lebih luas, nyaman untuk ditinggali, hingga tampak lebih bersih.

Gaya ruangan dari hunian Skandinavia, sebenarnya dipengaruhi oleh barang atau perabotan yang digunakan. Rak dan kabinet, menjadi dua furnitur yang paling sering digunakan  pada gaya Skandinavia. Dengan penambahan dua furniture tersebut, hunian semakin terlihat artistik dan mampu menimpan berbagai  barang dalam satu tempat. Langkah tersebut, dirasa sejalan dengan filosofi less is more yang telah diusung oleh gaya hunian Skandinavia.

Gaya rumah Skandinavia, banyak mengandalkan berbagai kain penghangat. Tidak hanya berfungsi sebagai penghangat saja, namun kain tersebut dapat digunakan sebagai desain interior untuk mempercantik hunian. Pengunaan kain tebal tersebut, masih berkaitan erat dengan kebiasaan masyarakat Nordic. Sebab masyarakat tersebut memakai pakaian cukup tebal, ketika memasuki musim dingin.

Kain tebal tersebut, berfungsi untuk menjaga temperatur tubuh agar tetap hangat. Oleh karenanya, mereka tidak sembarangan dalam memilih jenis kain untuk dekorasi rumah. Jenis kain yang banyak digunakan yaitu bulu domba, bantalan sofa, dan kain katun. Sedangkan di tanah air, ornamen tersebut hanya digunakan sebagai hiasan ruangan saja. Sebab di Indonesia sendiri memiliki iklim tropis, sehingga kurang cocok menggunakan kain tebal.

pexels.com

Memiliki lahan terbatas, tidak membatasi anda untuk memiliki hunian gaya Skandinavia. Dengan perancangan yang baik, anda mungkin masih bisa menyisakan lahan untuk membangun taman di dalam hunian. Walaupun tidak terlalu besar, namun hunian ini mampu menghadirkan nuansa sejuk nan segar. Dengan kelebihannya tersebut, tidak mengherankan bila gaya Skandinavia banyak diminati.

Taman yang berada di dalam hunian, dapat ditata sedemikian rupa dengan berbagai tanaman. Ada baiknya anda menata tanaman tersebut menggunakan beag bag, dengan jenis tanaman yang tidak membutuhkan air terlalu banyak seperti kaktus. Anda bisa meletakkan tanaman tersebut di sekitar dapur, untuk membersihkan udara disaat memasak. Dengan begitu, anda bisa mendapatkan gaya rumah Skandinavia yang diimpikan.

Bagi pasangan muda, memiliki merupakan impian yang ingin digapai untuk pertama kalinya. Dengan memiliki hunian pribadi, anda dapat dengan bebas mendesain dengan berbagai konsep yang unik. Gaya Skandinavia, bisa menjadi konsep yang digunakan di lahan yang tidak terlalu luas. Dengan memanfaatkan luas lahan yang ada, hunian dapat terlihat lebih luas dan nyaman ditempati.

Author Image
Yuniar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *