Cara Mendeteksi Jamur Berbahaya di Sekitar Kita

Cara Mendeteksi Jamur Berbahaya di Sekitar Kita

Saat kita mendengar kata jamur maka yang ada dipikirin kita pasti tempat yang kotor dan lembab. Jamur memang menyukai habitat demikian. Jamur dibedakan menjadi beberapa jenis, salah satunya yaitu jamur beracun, jamur penyebab penyakit bahkan hingga jamur yang menjadi sebuah bahan baku kudapan nikmat. Banyak sekali jenis jenis jamur bahkan kita kadang sulit membedakan mana jamur yang beracun dan mana jamur yang dapat dikonsumsi. Kita harus pandai pandai memilih dan mendeteksi jamur tersebut.

Tumbuhan dengan sistem organ tak berklorofil ini bertahan hidup di habitat yang basah dan lembab. Cara memperoleh makanannya yaitu dengan menyerap nutrisi dari organisme lain. Jamur juga bisa berpindah tempat dengan cara menyebarkan spora ke tempat yang bisa ditempati. Biasanya tenpat tersebut adalah tempat yang lembab dan basah.

Lalu yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara mendeteksi keberadaan jamur tersebut?. Jamur tumbuh dengan berbagai jenis dan spesifikasi sehingga sulit bagi kita untuk mendeteksi mana jamur yang beracun dan mana jamur yang aman bahkan bisa dikonsumsi. Cara yang paling mudah adalah dengab mengamati sifat dari jamur tersebut. Karena hal ini merupakan langkah awal saat kita mendeteksi jamur.

Jamur Di Lingkungan Rumah

Selain itu kita juga bisa melihat ada jamur mold vs mildew yang bisa kita temukan di tempat-tempat yang lembab di dalam rumah bisa di dinding kamar, di kamar mandi, di dekat tempat mencuci, di dinding dan tempat lainnya.

Jamur di dalam rumah biasanya bentuknya berbeda dengan jamur yang tumbuh di alam, karena jamur di dalam rumah bentuknya bisa menyerupai bercak hitam, coklat, kuning, putih, pink atau warna lainnya dan selain itu testrur dari jamur ini biasanya bisa halus dan berlendir. Jadi kita harus tahu jenis-jenis jamur berbahaya yang ada di lingkungan rumah.

pixabay.com

Jamur di Halaman Rumah

Jamur yang biasa berada di perumahan dan hadir dengan sendirinya biasanya akan berbahaya jika membentuk koloni yang besar. Jamur yang beracun ini biasanya akan mengeluarkan bau tidak sedap yang menyengat dan mengganggu pernafasan kita. Bau yang ditimbulkan dari jamur ini merupakan bau spora yang lepas dan sedang mencari habitat baru. Selanjutnya, jamur yang beracun apabila dipegang mudah sekali hancur.

Biasanya jamur yang seperti ini memiliki ukuran yang kecil serta penampang yang rapuh. Ketika kita merasa rasa jamur tersebut apabila terdapat bintil bintil yang mencolok maka bisa jadi jamur tersebut adalah beracun. Terkadang dengan adanya warna tadi membuat kita tertarik akan keindahan coraknya akan tetapi anda patut mewaspadai bahwa jamur tersebut adalah jamur yang memiliki racun dan sangat berbahaya jika terkonsumsi.

Cara mendeteksi jamur selanjutnya adalah dengan mengambil jamur hanya sudah mekar dengan benar. Karena apabila jamur tersebut belum mekar dengan sempurna maka kita tidak akan tahu jenisnya dan spesifikasinya dengan jelas. Jamur ini juga akan berbahaya jika pada saat anda memotomgnya jamur akan mengeluarkan getah. Terkadang getahnya akan mengeluarkan bau yang menyengat atau bahkan odorless. Habitat jamur yang beracun biasanya berada di tempat yang kotor dan memiliki bau tajam maka dari itu anda perlu hati hati terhadap keberadaan jamur di tempat seperti ini.

Saat ini, jamur menjadi sebuah masakan yang memiliki banyak penggemar. Hal ini karena jamu kaya akan protein, vitamin, serta serta mineral. Tidak hanya itu kandungan vitamin D2, selenium dan antioksidan juga dapat anda temukan di kudapan berbahan dasar jamur.

Habitat jamur yang bisa dimakan biasanya berada di kawasan alam seperti di hutan atau bahkan anda bisa menanamnya sendiri. Saat anda berada di alam anda juga harus mewaspadai jamur yang bisa dimakan ataupun tidak

Jamur yang umumnya bisa dimakan biasanya berjenis Volvariella Volvacea atau jamur merang serta Auricularia polythrica atau sejenis jamur kuping. Sedangkan untuk jamur berjenis Amanita phalloides dan Amanita virosa adalah berbahaya serta beracun. Jamur dengab jenis Amanita phalloides adakah jamur yang perlu kita waspadai karena jamur ini sangat beracun.

Organisme yang berasal dari jenis jamur payung ini dapat menyebabkan iritasi, kerusakan mata dan kulit serta bisa mengeluarkan rasa sakit yang sangat besar. Sedangkan untuk yang berjenis Amanita virosa bisa menyebabkan efek samping sepeti kerusakan organ ginjal dan hati bahkan dalam waktu yang cukup singkat.

pixabay.com

Cara Mendeteksi Jamur Yang Aman

Selanjutnya bagaimana cara kita mendeteksi jamur yang aman bahkan bisa dimakan?

Caranya hampir sama yaitu cukup dengan memperhatikan karakteristik visual dari si jamur itu sendiri. Pertama anda harus mengenali bahawa jamur yang tidak veracun biasanya memiliki warna yang kurang menarik. Biasanya jamur ini berwarna putih dan cokelat. Selanjutnya, jamur yang tidak beracun biasanya tidak mengeluarkan bau yang menyengat. Bau ini.merupakan bau amonia yang terdapat pada spora jamur. Pada area pangkal batang jamur yang tidak terdapat cincin.

Pada saat jamur ini tergores maka tidak akan didapat getah maupun noda. Jamur jamur yang bisa dimakan bisa anda temui dengan aman pada supermarket dan pasar. Akan tetapi tidak ada salahnya anda juga harus mengetahui karakteristik dan cara mendeteksinya. Ketika dimasak, jamur yang aman biasanya tidak didapati sebuah perubahan warna. Jika anda menemukan ciri ciri diatas maka anda tidakbperlu khawatir bahwa jamur tersebut aman bahkan bisa dikonsumsi. Namun anda masih perlu berhati hati karena dampak dari jamur sangatlah berbahaya. Anda harus bisa mendeteksi jamur tersebut. Sehingga keselamatan serta kesehatan adalah yang utama.

Bahaya dari kesalahan mendeteksi jamur bisa beragam beberapa gejala Keracunan yang timbul antara lain sakit pada perut, wajah pucat, keringat dingin, mual mual, muntah, tubuh lemas dan kejang, mata berkunang kuning, pingsan bahkan mengakibatkan kematian. Sungguh berbahaya jika sampai salah mengartikan jamur itu sendiri. Mulai sekarang kita harus berhati hati terhadap makhluk yang satu ini.

Author Image
Yuniar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *